4 Cara Ampuh Untuk Mengatasi Hipertensi

Tekanan darah tinggi dapat membuat kerja jantung menjadi berat. Banyak kasus menunjukkan, orang dengan tekanan darah tinggi rentan terhadap gangguan lain yang lebih berat. Untuk itu dibutuhkan cara efektif untuk meringankan tekanan darah tinggi. Griyabugar akan mengupas 4 cara ampuh untuk mengatasi darah tinggi.

Menurut Dietary Guidelines 2010, orang-orang dengan hipertensi dapat mengkonsumsi kalium dalam diet. Orang dewasa harus mendapatkan setidaknya 4.700 miligram per hari. Beberapa sumber kalium yang baik adalah terdapat di dalam buah pisang (422 miligram/buah), kentang panggang dengan kulit (738 miligram/butir sedang), jus jeruk (496 miligram per cangkir), dan yoghurt rendah lemak (531-579 miligram per 800 gram).

Source: pixabay.com

Source: pixabay.com

Siapa saja yang rentan terhadap hipertensi?

Tekanan darah tinggi memang biasanya mengancam orang yang berusia 65 tahun keatas, tetapi berdasarkan riset kesehatan tahun 2013 jumlah penduduk yang menderita hipertensi diatas umur 18 tahun telah mencapai 25,8 % dari jumlah keseluruhan penduduk Indonesia. Fakta ini menunjukkan bahwa hipertensi dapat juga mengancam orang dengan usia lebih muda.

Selanjutnya hipertensi juga dapat menjangkiti bagi orang yang suka mengkonsumsi garam, orang dengan masalah obesitas atau kelebihan berat badan, memiliki keluarga dengan riwayat hipertensi juga, jarang sekali olahraga, kurang mengkonsumsi buah dan sayur, dan orang yang suka mengkonsumsi kafein atau kopi.

Baca juga: HIPERTENSI: Waspadai Penyebab dan Gejalanya

4 cara ampuh untuk mengurangi tekanan darah tinggi

Ternyata ada hal-hal yang dapat anda lakukan dan ini dapat mengurangi tekanan darah tinggi atau hipertensi yang sedang anda derita. Cara tersebut adalah sebagai berikut:

1. Mengurangi garam

Yang tidak kalah penting adalah dengan mengurangi asupan garam. Hal ini sudah bukan menjadi rahasia umum lagi bagi penderita hipertensi untuk mengurangi jumlah garam yang dikonsumsi. Orang dengan tekanan darah normal, tekanan darah cukup tinggi, dan hipertensi dapat bertahap mengurangi asupan garam. Di dalam Dietary Guidelines merekomendasikan, orang dengan hipertensi yang di derita harus membatasi asupan garam kurang dari 1.500 miligram (600 miligram sodium) sehari.

Garam bukan hanya pada serbuk garam, melainkan juga sodium yang ada di dalam makanan olahan. Periksa kembali label nutrisi pada kemasan. Lebih baik jika anda memasak sendiri, karena selain dapat mengatur kadar garam di dalam makanan yang dimasak, bahan memasak lebih berkualitas dan tentu lebih sehat tanpa bahan tambahan yang membahayakan bagi kesehatan.

Baca juga: Ramuan Herbal Untuk Menurunkan Hipertensi

2. Turunkan berat badan sekarang

Penelitian secara konsisten menunjukkan, kelebihan berat badan membuat jantung bekerja lebih keras. Tekanan ekstra itu dapat menyebabkan hipertensi. Jika berat badan berimbang, beban kerja jantung akan menjadi ringan.

3. Jaga asupan kafein

Anda penggemar kopi, biarpun minum kopi dapat memberi manfaat bagi kesehatan, tetapi juga dapat menyebabkan lonjakan jangka pendek tekanan darah, bahkan pada orang tanpa hipertensi. Jika anda memiliki tekanan darah tinggi, ukur kemampuan tubuh di dalam menyerap kafein di dalam kopi yang anda minum.

Anda dapat memeriksa apakah sensitif terhadap efek naiknya tekanan darah akibat kafein dengan memeriksa tekanan darah sebelum dan dalam waktu setengah jam setelah mengkonsumsi minuman berkafein. Jika meningkat sekitar 5 atau 10 poin, berarti anda sensitif terhadap kafein. Untuk itu langkah yang tepat adalah kurangi sedikit demi sedikit asupan kafein. Boleh minum kopi tetapi secukupnya saja dan tidak berlebihan. Lihat juga kondisi tubuh anda. Jika sedang tidak fit, sebaiknya anda hindari.

Source: pixabay.com

Source: pixabay.com

4. Mengelola stres

Mengelola stres ternyata cukup efektif dalam membantu mengurangi tekanan darah. Orang dengan tekanan darah tinggi sebaiknya memahami manajemen stres dan menemukan pendekatan yang paling tepat secara konsisten.

Untuk itu biasanya orang dengan tekanan darah tinggi harus jauh dari rasa amarah, banyak pikiran, atau sesuatu yang dapat dengan mudah memicu kenaikan darah. Tidak salah jika orang yang sedang emosi dapat menyebabkan kenaikan darah tinggi.

Baca juga: Obat Hipertensi Alami Dengan Hidup Sehat

Salah satu yang dapat dianjurkan adalah yoga. Sebuah studi di New Delhi menemukan latihan pernapasan di dalam yoga dapat mengurangi tekanan darah pada penderita hipertensi. Itu dapat terjadi melalui efek pada sistem saraf otonom, yang berfungsi untuk mengatur denyut jantung, pencernaan, dan fungsi sebagian besar gerakan tidak sadar yang lain.

Kesimpulan: Tekanan darah tinggi atau sering disebut sebagai penyakit hipertensi adalah kondisi medis yang kronis dengan ciri-ciri meningkatnya tekanan darah di bagian arteri. Peningkatan pada tekanan darah inilah yang menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras lagi dari biasanya untuk menjalankan fungsinya yaitu mengedarkan darah melalui pembuluh darah. Untuk mengatasi hipertensi adalah dengan 4 cara yang telah dijelaskan di atas, yaitu membatasi bahkan mengurangi garam, menurunkan berat badan. menjaga asupan kafein atau membatasi minum kopi, dan yang terakhir yaitu mengendalikan stres yang dapat memicu naiknya tekanan darah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *