Deteksi Diabetes Dari Kaki – Cara Mencegah Sejak Awal

Jangan lengah. Diabetes bisa menggerogoti pertahanan tubuh. Deteksi secara sederhana dapat dilakukan di rumah sakit atau di rumah. Yang paling mudah untuk dideteksi adalah bagian kaki.

Diabetes sekarang ini sudah menjadi penyakit yang ‘akrab’ di masyarakat. Informasi yang mudah didapat membuat masyarakat menjadi lebih cepat waspada. Walaupun demikian, banyak juga masyarakat yang tidak menyadari bahwa sejatinya tubuhnya sedang bermasalah.

deteksi diabetes pada kaki

Penting sekali bagi kita untuk mengetahui kondisi tubuh sejak dini. Wanita kabarnya berisiko lebih besar terkena diabetes. Hal ini berkaitan dengan hormonal, keturunan, dan angka obesitas yang lebih tinggi pada perempuan.

WHO menjadikan diabetes sebagai penyakit yang harus diwaspadai. Setiap tahun, penderita penyakit ini semakin bertambah dan bahkan semakin meresahkan. Apalagi jika berkaitan dengan diabetic foot, yang merupakan akibat dari gejala diabetes militus. Biasanya penyakit ini juga lekat dengan gangrene.

Gangrene adalah sejenis infeksi yang disebabkan oleh gangguan saraf dan pembuluh darah yang disebabkan oleh penyakit diabetes militus. Gangrene juga menyebabkan timbunan lemak di daerah pembuluh darah sehingga menyebabkan aliran darah tidak lancar dan menyebabkan timbulnya penyakit.

Sekitar 70% pasien diabetes militus berakhir dengan amputasi pada kaki, untuk menghilangkan infeksi pada kakinya tersebut.

Ada beberapa tanda yang harus diwaspadai pada diabetic food. Tanda- tanda itu tidak boleh diabaikan karena dapat menjadi sinyal agar kita dapat segera memeriksakan diri. Biasanya di telapak kaki mati rasa, ada luka yang tidak kunjung sembuh, ada perubahan bentuk pada telapak kaki, dan kulit kaki bagian bawah kering.

Diabetic foot dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti merok*k, kurang berolahraga, dan obesitas yang menjadi faktor penyebab paling sering. Akan tetapi masih ada faktor lain yang menjadi penyebab diabetic foot, yaitu kadar kolesterol dalam darah yang meningkat, tekanan darah yang naik, dan manajemen gula darah yang tidak baik.

Baca juga:  Waspada DIABETES MELITUS: Manis Belum Tentu Baik

Penggunaan alas kaki yang kurang tepat juga dapat menjadi penyebab, untuk itu penderita diabetic foot sangat dianjurkan untuk menggunakan alas kaki yang nyaman dan tidak menyiksa kaki.

Perawatan untuk pasien diabetes itu membutuhkan waktu yang lama. Perawatan dilakukan setiap hari sehingga biasanya membuat pasien menjadi bosan. Selain perawatan rutin, dianjurkan pula bagi pasien untuk melakukan olahraga. Hal ini dilakukan agar tubuh tidak bergantung pada obat. Ternyata olahraga merupakan faktor penyembuh yang lumayan ampuh.

Screening mudah dilakukan di rumah

Untuk mengetahui penyakit itu sebaiknya dilakukan screening secara berkala di rumah sakit. Waktu yang ideal untuk melakukan screening atau lebih dikenal dengan nama ‘medical check up’ adalah tiap enam bulan sekali.

Meskipun demikian, ternyata screening bisa dilakukan di rumah bila memang tidak memiliki waktu. Ada beberapa cara untuk melakukan screening di rumah. Salah satunya adalah dengan rutin memeriksa kaki sebelum mandi pagi dan sore. Saat itu harus benar-benar dilihat adakah luka atau tidak pada kaki.

Jaga agar kulit kaki tetap lembut. Caranya adalah bersihkan dengan sabun dan air hangat. Jangan lupa untuk menggunakan sabun dengan pH yang netral.

Baca juga:  Ramuan Herbal Mengobati Diabetes

Potonglah kuku secara berkala dan jangan terlalu pendek, karena akan ada area di bawah kuku yang kaan mengalami luka jika kuku dipotong terlalu pendek. Waspadai juga mata ikan atau calluses yang bisa juga dijadikan tanda bagi tubuh jika kaki tidak mendapat tumpuan yang bagus.

Proteksi alas kaki dengan dengan memakai alas kaki yang nyaman, baik untuk di dalam rumah atau di luar rumah. Hindari penggunaan stocking atau kaus kaki ketat. Jaga posisi kaki supaya aliran darah tetap lancar.

Secara rutin, cek gangguan saraf di telapak kaki. Gangguan itu mengakibatkan kaki tidak bisa membedakan suhu panas dan dingin.

Jangan lupa untuk memonitor kadar gula darah secara berkala. Periksa ke dokter ahli supaya jika ada gangguan lain, menjadi cepat diatasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *