Manfaat Daun Kelor Sebagai Makanan Fungsional

Tahukah anda bahwa Indonesia kaya akan bahan alami yang sangat bermanfaat bagi kehidupan, bahkan untuk menunjang kesehatan. Salah satu bahan alami yang dapat menjadi pertimbangan bagi kita semua adalah daun kelor. Mungkin banyak yang menganggap remeh tanaman ini, atau sekedar menghubungkannya dengan hal-hal yang mistis. Tetapi ternyata daun kelor ini sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Masalah gizi dan kesehatan di Indonesia masih belum terselesaikan. Berdasarkan riskedas masalah gizi memang terbanyak ada di NTT yaitu kurang lebih sebesar 33% pada balita. Juga terdapat kurang lebih 37,2% balita pendek. Kurang lebih 37,1% ibu hamil itu memang mengalami anemia yang sebagian besar itu disebabkan oleh kurangnya asupan zat gizi. Selain masalah gizi yang memang kurang memadai, masalah gizi ternyata juga sudah mulai meningkat. Sedangkan pada usia dewasa yaitu sebanyak kurang lebih 11,1% cenderung kurus dan 14,8% diantaranya termasuk di dalam kategori obesitas (1). Masalah gizi inilah yang dapat mempengaruhi daya tahan tubuh terhadap jenis infeksi dan obesitas atau kegemukan dapat memicu terjadinya penyakit seperti penyakit jantung koroner, penyakit hipertensi dan juga penyakit diabetes militus.

manfaat daun kelor

Makanan yang memang tepat dapat menanggulangi masalah gizi dan kesehatan Inilah yang harus dicermati. Bahan alami yang dapat dipergunakan untuk menghasil tersebut yaitu yang mengandung zat gizi dan dapat mengatasi masalah gizi kurang maupun masalah gizi lebih atau kegemukan. Pohon kelor adalah salah satu bahan alami yang dapat kita gunakan yaitu jenis pohon yang memiliki ketinggian antara 7 sampai 12 meter dengan batang kayu yang Getas atau mudah patah, sedangkan cabangnya jarang. Ciri lain dari tanaman kelor ini adalah memiliki akar yang kuat dan berukuran kecil, berbulu dan juga berwarna hijau pucat. Pohon kelor ini seringkali tumbuh dengan baik pada daerah dengan suhu yang masih dapat ditumbuhi kalor yaitu sekitar 25 derajat Celcius sampai dengan 40 derajat Celcius (2).

Baca juga:  Khasiat Singkong Rebus Melawan Kanker

Daun dan juga buah kelor biasanya memang digunakan untuk menjadi bahan makanan dalam bentuk sayur bening, sup maupun dapat diolah juga menjadi masakah kari. Tidak lupa juga makanan yang terbaik untuk bayi adalah ASI. Karena dengan daun kelor ini dapat meningkatkan produktivitas ASI itu sendiri. Selain itu daun kalor ini baik juga dipakai dalam bentuk bubuk maupun daunnya yang dapat digunakan sebagai campuran bahan untuk membuat roti dan juga biskuit untuk balita yang memang efektif untuk menaikkan berat badan.

manfaat daun kelor untuk kesehatan

Sedangkan kandungan protein dan juga vitamin E pada daun kelor dapat bermanfaat untuk kondisi gizi kurang untuk menurunkan perlemakan hati. Dibutuhkan pada sebuah penelitian yang diujicobakan pada tikus model kurang Ebergi protein (3). Daun kelor juga ternyata dapat meningkatkan sistem kekebalan pada tubuh yang pernah ditunjukkan pada penelitian anamika dan kawan-kawan yang menyatakan vitamin B, vitamin A, kalium, kalsium asam amino yang terdapat pada daun kelor sehingga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada tikus model kanker (4). Bahkan penelitian yang jago di Afrika menunjukkan bahwa daun kelor ini dapat juga untuk memperbaiki gizi dan sekaligus meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada anak yang mengalami malnutrisi dan juga menderita HIV (5). Kandungan daun kelor yang lebih lengkap lagi dapat Anda lihat pada penjelasan tabel berikut ini. Kandungan protein, vitamin, lemak, dan mineral daun kelor (per 100 gram daun) (6).

Unsur Satuan Daun Segar Daun Kering
Kalori Kal 92 205
Karbohidrat Gram 12,5 38,2
Protein Gram 6,8 27,1
Lemak Gram 1,7 2,1
Beta Carotene (Vit.A)” Miligram 6,78 18,9
thiamin (B1) Miligram 0,06 2,64
Ribovlavin (B2) Miligram 0,05 20,5
Niacin (B3) Miligram 0,8 8,2
Vitamin C Miligram 220 17,3
Kalsium Miligram 440 2.003
Tembaga Miligram 0,07 0,57
Serat Gram 0,9 19,2
Zat besi Miligram 0,85 28,2
Magnesium Miligram 42 368
Fosfor Miligram 70 204
Kalium Miligram 259 1.324
Seng Miligram 0,16 3,29

Sedangkan gemukan itu sendiri dapat memicu terjadinya hiperlipidemia. Penelitian yang dilakukan oleh Nambiar dkk di India menunjukkan konsumsi serbuk daun kelor sebesar 4,6 gram selama dalam jangka waktu 50 hari dapat menurunkan kadar kolesterol (7). Selain itu penelitian juga dilakukan oleh Jaiswal dkk menunjukkan ekstrak daun kelor ini dapat juga berguna untuk menurunkan kadar gula. (8)

Baca juga:   Buah dan Sayur Dikonsumsi Secara Utuh atau Dijus?

Referensi:

1. Infodatin: Pusat data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI.2016. Situasi Gizi di Indonesia.ISSN 2442-7659.

2. Simbolon, J. 2008. Cegah Malnutrisi dengan Kelor, Kanisius Yogyakarta.

3. Agustina DIV., Tinni EH hidayat S., 2011. Serbuk daun kelor Mampu menurunkan perlemakan hati dan kadar IL-6 tikus model KEP, Jurnal Kedokteran Brawijaya volume 26.

4. Anamika G et. al.2010. Immunomodulatory Effectof Moringa oleifera Lam Extract on chylophosphamide induced toxity in Mice, Indian Journal Experimental Biology 48(11):1157-1160.

5. Prazuk T et.al. 1993 HIV infection and Severe Malnutrition: a clinical Epidemiology Stdy in Burkina Faso, AIDS 7: 103-108.

6. Mathur,Balbir. 2008, Apotentioal Life-Saver. www.treesforlife.org/moringa/book.

7. Nambiar VS., Guin P.Parnami S., Daniel m. 2010. Impact of Antioxidants from drumstick leave on the lipid profile of Normal and Hypercholesterolaemic rabbits. J Ethnopharmacol. 86 (2-3): 191-195.

8. Jaiswal D, Ral PK, Kumar A, Metha s, Watal G.2009, Effect of Moringa oleifera Lam Leaves Aqueous Extract Therapy on Hyperglicemic Rats. Journal of Ethnopharmacology. 123:392-396.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *