Pijat Asyik dan Bikin Rileks

Dipijat memang asyik, bisa bikin ketagihan! Tapi enaknya dipijat ala apa, ya? Awalnya sih, yang namanya pijat memijat dianggap sebagai kegiatan yang sangat tidak berguna dan merupakan pemborosan. Mungkin karena belum pernah ngerasain kali, ya. Buktinya sekarang semakin banyak orang suka dipijat, malah tak sedikit menganggap pijat sama pentingnya dengan multivitamin. Sudah tahu enaknya, sih!

Sehabisa dipijat, tubuh akan menjadi rileks dan nyaman. Sirkulasi darah pun menjadi lebih baik dan persendian terasa lebih lentur. Tubuh terasa lebih enteng! Memang betul, tapi itu kalau teknik pemijatannya benar. Kalau salah? Yang ada, tubuh malah tambah pegal-pegal dan sakit-sakit.

manfaat pijat bagi tubuh

Sekarang, semakin banyak teknik-teknik pemijatan yang. Supaya tidak salah, lebih baik kita harus tahu persis pijatan macam apa yang sebenarnya kita inginkan dan butuhkan.

Sport massage

Namanya saja sport massage, sudah pasti ditujukan untuk menghindari dan menyembuhkan cidera akibat olahraga, seperti kesleo dan salah urat. Bukan hanya cidera ringan saja, tapi juga cidera yang cukup berat dan menahun pun bisa disembuhkan dengan teknik pemijatan ini. Selain itu, pemijatan ini juga bisa dilakukan oleh para atlet yang akan dan baru selesai berolahraga sebagai pemanasan dan pendinginan otot-otot tubuh.

Pemijatan ini diawali dengan pemijatan pada bagian belakang, jadi kita diminta untuk telungkup. Dengan gerakan meremas, ahli pijat akan mulai melakukan pemanasan pada tubuh kita, yang kemudian diteruskan dengan pemberian tekanan-tekanan. Biasanya, ahli pijat akan menggunakan minyak gosok, tentu saja hal ini dapat merangsang dan menghangatkan tubuh agar pijatan terasa. Lebih meresap ke dalam otot, jaringan persendian dan urat-urat . sebagian pemijatan akan dititikberaktan pada daerah-daerah yang sedang bermasalah. Selanjutnya, ahli pijat akan membimbing kita untuk melakukan serangkaian gerakan peregangan. Banyak ahli pijat yang menggunakan 10 sampai dengan 15 menit terakhir untuk memberikan tip dan menunjukkan gerakan-gerakan terapi yang dapat kita lakukan sendiri di rumah.

Pemijatan dengan batu

Ilhamnya datang dari ruang-ruang pemanas yang digunakan oleh suku asli Amerika, yang dapat membuat orang mengeluarkan banyak keringat. Bedanya, kalau itu Cuma sauna, kalau yang ini dipijat dengan menggunakan batu-batu panas yang biasa digunakan untuk sauna. Menurut ahlinya, panas batu yang keras akan dapat meresap sampai ke otot-otot bagian dalam.

Baca juga:  Sehat dan Bugar dengan Pijat

Pada pemijatan ini pertama-pertama tubuh kita akan diolesi dengan minyak gosok. Dalam posisi telungkup, terapis dengan menggunakan berbagai ukuran batu akan memijat punggung, leher, lengan, dan bahu. Setelah itu kita akan diminta untuk berbalik, dan terapis akan memijat bagian depan tubuh. Pada akhir pemijatan, terapis akan meletakkan batu-batu yang sudah agak dingin diatas tubuh kita – atau pada batu-batu panas dan dingin secara silih berganti. Untuk membuat tubuh kita menjadi rileks, terutama pada bagian-bagian tubuh yang tegang.

Reiki

Pemijatan yang satu ini lain daripada yang lain, karena anda tidak disentuh, aneh? Nggak juga, buktinya sudah dilakukan oleh bangsa Tibet sejak berabad-abad yang lalu. Teknik pemijatan ini didasari oleh keyakinan bahwa pemijatan yang dilakukan dengan cara menyalurkan energi tubuh dapat menyeimbangkan “chakra” seseorang, pijat ini juga bermanfaat untuk memulihkan tubuh, pikiran serta semangat seseorang.

Sebelum pemijatan ini dilakukan, biasanya kita diminta untuk berbaring dan tetap berpakaian lengkap. Setelah itu kita akan diminta untuk mengambil napas dalam-dalam dan mengatur pernapasan. Sementara itu, ahli pijat akan berdoa untuk beberapa waktu. Tak berapa lama, ahli pijat tersebut akan meletakkan kedua tangannya di atas saluran-saluran energi, yang dimulai dari bagian kepala. Bila terasa ada sesuatu yang salah pada bagian tubuh tertentu, terapist akan berhenti sesaat dibagian tersebut selama tiga sampai dengan lima menit dengan tujuan untuk menyeimbangkan aliran energi tubuh kita. Terakhir, ahli pijat tersebut akan mengetukkan tangannya ke kaki kita, kemudian menggerak-gerakan tubuh tentu saja tidak menyentuh.

Baca juga:  Tubuh Rileks Dengan Minyak Rempah dan Pijat

Walaupun tidak bersentuhan sama sekali, tapi setiap orang yang pernah dipijat dengan teknik ini merasakan adanya sensasi yang berupa rasa panas dan itu berasal dari tangan ahli pijat. Bahkan tak sedikit yang membuat emosi orang yang dipijat meletup-letup, seperti dalam bentuk tawa atau tangis. Yang pasti, sehabis dipijat, rasa nyaman akan menjalar ke seluruh tubuh.

Shirodara

Sudah dapat diduga dari namanya, teknik pemijatan shirodara memang berasal dari India. Teknik pemijatan ini dilakukan oleh sebuah suku India kuno, Ayurveda, untuk terapi berbagai macam penyembuhan dan menghilangkan rasa gelisah.

Terapi shirodara dimulai dengan meneteskan minyak hangat (yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan) di “mata ketiga”, yaitu titik diantara dan di atas alis mata. Menurut teori suku ini, daerah-daerah tersebut berhubungan dengan sistem syaraf, sehingga tetesan minyak di daerah tersebut dipercaya bisa membuat perasaan menjadi tenang.

Baca juga:  Pijat Refleksi Untuk Mengatasi Stres

Sebelum di tetesi minyak, kita akan diminta tidur terlentang dan tubuh akan dipijat selama beberapa saat. Kemudian ahli pijat akan meletakkan kompres dingin di atas mata dan meletakkan wadah yang berisi minyak di atas kepala. Minyak tersebut akan diteteskan selama 15 sampai 20 menit ke daerah “mata ketiga” yang kemudian akan mengalir ke seluruh kulit kepala dan akan ditampung oleh sebuah wadah yang diletakkan di bawah kepala. Pijatan di kepala, leher, dan bahu kita akan diakhiri dengan pemijatan ini.

Lymphatic massage

Teknik pemijatan yang satu ini ditujukan untuk membuang zat-zat yang tidak berguna di dalam tubuh, terutama yang berhubungan dengan saluran getah bening, kelenjar leher, limpa kecil dan bagian-bagian tubuh lain yang berhubungan dengan pembuangan kotoran dan pendistribusian nutrisi.

Idenya adalah untuk mendorong aliran dari cairan-cairan yang terhambat dan membuang bahan-bahan yang tidak berguna bagi tubuh. Biasanya dilakukan oleh orang-orang yang menderita lymphedema atau pergeseran simpul limpa yang merupakan efek samping dari pembedahan.

Pemijatan dengan teknik ini tidak akan membuat orang yang dipijat merasa sakit, karena dilakukan dengan sangat ringan, lembut, dan berirama. Sentuhan dan tekanan tersebut akan ditujukan untuk mempengaruhi aliran getah bening. Hebatnya, pijatan ini tidak menimbulkan kontraksi pada pembuluh getah bening itu sendiri.

Pemijatan dilakukan mulai dari punggung, dengan jalan menjentik-jentik punggung, lalu diteruskan ke seluruh tubuh terutama pada bagian tubuh yang membengkak dan menggembung. Perlu diingat, hati-hati memilih ahli pijat dengan teknik seperti ini. Mereka harus mengikuti pelatihan khusus dan mendapat sertifikat terlebih dahulu, sebelum diperbolehkan memijat orang.

Kesimpulan: pijat merupakan cara tradisional untuk mendapatkan kembali kesehatan, jika tubuh anda terasa lelah atau capek. Pada umumnya tujuan dari pijat ini adalah untuk melancarkan peredaran darah, melalui tekanan pada bagian tubuh tertentu sehingga kita akan mendapatkan kembali tubuh yang terasa segar. Nah, sekarang ini memang banyak sekali kita temukan beragam cara pijat. Apakah pijat yang satu lebih baik dari yang lain? otomatis anda harus mencobanya terlebih dahulu. Tetapi jika anda sudah cocok, maka anda dapat mengulanginya kembali di lain waktu. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua untuk mendapatkan kesehatan baik jiwa dan raga. Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *