Sehat Dengan Tertawa

Masih ingat nggak, kapan terakhir kali anda benar-benar bisa ngakak? Tertawa sampai perut anda sakit, air mata keluar, bahkan hampir terkencing-kencing? Tawa ‘meledak’ yang bisa membuat anda dipenuhi rasa gembira ternyata selain menyehatkan jiwa dan pikiran, juga dapat mempengaruhi kecantikan. Nggak percaya? Mau tahu alasannya? Nah, edisi griyabugar pada kali ini akan mengupas tentang tertawa dan manfaatnya bagi kesehatan.

1. Tertawa = Awet Muda

Sst, tahu gak kalau kerja lembur, banyak pikiran dan stress bisa merusak penampilan? Soalnya, hal-hal tersebut bisa bikin keriput muncul lebih dini, lingkaran hitam di sekeliling mata timbul, kulit jadi kelihatan kusam dan pucat, serta rambut cepat beruban.

manfaat tertawa bagi kesehatan

Yang jelas, nggak ada orang yang mau mengalami tua sebelum waktunya….dong……. Semua orang, pasti ingin selalu tampil awet muda. Itu sebabnya kini banyak banget tempat yang menyajikan perawatan kecantikan, mulai dari salon, spa sampai tempat pijat yang juga dianggap sebagai tempat penghilang stres.

Padahal obat yang paling ampuh untuk bisa awet muda ternyata, sangat mudah dan gratis, yaitu….tertawa! Tawa bukan Cuma mengurangi beban pikiran yang menyerang, tapi juga secara biologis membuat keindahan wajah dan tubuh, terjaga. Maka, (bila memungkinkan) tertawalah dengan bebas. Kalau tidak mungkin, paling tidak coba, deh, untuk tersenyum, menyeringai atau tertawa kecil……sesering mungkin.

2. Tertawa = Lebih Sehat

Setelah tertawa lepas, kita pasti akan merasa lebih rileks dan nyaman. Hal ini bukan disebabkan hanya karena perasaan atau pikiran kita saja. Tapi memang ada perubahan yang terjadi dalam tubuh, yang membuat penyakit ‘mengkerut’.

Saat tertawa, terjadi peningkatan imunitas atau kekebalan di dalam tubuh yang sangat erat hubungannya dengan peningkatan rentang kehidupan alias menambah panjang umur. Hal ini terjadi karena tawa memicu produksi interferogamma (IFN), yang membantu sel T – yang kita kenal dengan istilah antibodi – dalam melakukan penyerangan terhadap sel-sel yang terinfeksi virus dan sel-sel kanker. Sebuah penelitian di Amerika membuktikan, orang-orang yang mengisi hari-harinya dengan lebih banyak tertawa mengalami peningkatan IFN dalam darah hampir sebanyak 20%. Cuma sayangnya, peningkatan ini tidak bertahan lama sebab IFN yang diproduksi akan langsung habis pada hari berikutnya. Jadi, tertawalah setiap hari.

3. Tertawa – Mengurangi Stres

Daripada harus merogoh kantong dan jauh-jauh pergi ke tempat pijat, mendingan juga tertawa! Soalnya, saat tertawa sebagian besar otot-otot tubuh akan lebih menegang, lalu mengendur lepas. Karena itu tertawa merupakan cara menetralisir ketegangan yang jelas-jelas lebih murah dari pada pemijatan.

Sebuah riset menunjukkan, bahwa tertawa dengan sepenuh hati bisa menurunkan produksi hormon-hormon stres, seperti hormon cortisol, yaitu hormon yang menyebabkan kita merasa tidak berdaya dan tidak bahagia. Selain itu, tertawa lepas juga dapat menurunkan tingkat epinephrine dan dopamine, hormon-hormon yang ‘dipompakan’ oleh tubuh pada saat terjadi stres. Maklum, satu-dua teriakan gembira atau tertawa terbahak-bahak, ternyata mampu ‘menipu’ tubuh, sehingga tubuh ‘berpikir’ bahwa ‘krisis’ yang melanda diri kita sudah berakhir.

Maka, semakin banyak kita bisa tertawa lepas, semakin berkuranglah ketegangan yang selama ini bikin penampilan kita terlihat kusut!

4. Tertawa = Sꬴksi

Tahu nggak? Saat kita tersenyum atau tertawa, kegembiraan yang kita rasakan itu bisa mempengaruhi orang-orang disekitar kita. Itulah sebabnya bila kita melihat orang tertawa tergelak-gelak, hati kita juga otomatis merasa ikut bahagia. Bahkan, tak jarang kita ketularan ikut tertawa tanpa mengetahuo apa yang dianggap lucu oleh orang itu!

Karena itu, maka kebanyakan orang suka berteman dengan orang yang senang tertawa. Begitu ada tawa, suasana sekaku apapun bisa ‘lumer’ dan berubah menjadi nyaman. Suasana asyik begini, ternyata bisa membuat lingkungan menjadi kondusif, terutama di lingkungan kerja. Menurut sebuah penelitian, lingkungan kerja yang segar dan penuh canda tawa akan berdampak positif pada pekerjaan karena membuat gairah kerja meningkat dan kerja sama terjalin jadi lebih harmonis.

Baca juga: 4 Hormon ini Bikin Senang, Gak Percaya?

Tapi yang paling menarik dari urusan tertawa ini adalah kesan sꬴksi yang ditimbulkannya. Seseorang yang sedang tertawa tergelak-gelak sampai kepalanya terangkat ke belakang, biasanya akan tampak begitu menarik dan sꬴksi! Coba bandingkan bila melihat orang yang sama tapi dalam keadaan wajah kaku, tanpa senyuman. Pasti mata jadi ‘sepet’.

5. Tertawa = olahraga

Secara fisiologis, tertawa ngakak bisa memberi respon yang sama seperti respon dari olahraga berat. Kecepatan jantung akan meningkat, pernafasan menjadi dalam, tekanan darah serta temperatur tubuh akan naik. Selain itu, sama halnya dengna olah raga jenis aerobik, tertawa juga dapat meningkatkan hormon yang menaikkan mood seseorang.

Setelah tertawa terbahak-bahak, tubuh akan berada dalam kondisi yang benar-benar rileks. Sama halnya dengan respon tubuh saat kita memasuki tahap akhir kegiatan olahraga, yaitu saat cooling down.

Bahkan, bila kita merentangkan kedua kaki ke sisi saat tertawa, maka tawa kita juga dapat meningkatkan oksidasi darah, sampai ke permukaan kulit. Bila setelah itu pipi anda menjadi merona (seperti pakai blush on, gitu….) berarti sel-sel kulit secara keseluruhan mendapatkan cukup ‘makanan’.

Baca juga: ZUMBA DANCE: Tubuh Langsing Hati Senang

Karena itu, lain kali bila serial komedi atau acara lawak ditayangkan di TV, tonton, deh. Sekali-kali bersikap cuek, rileks dan nggak jaim melulu, nggak apa-apa, kan? Sebab, satu hari yang dipenuhi tawa riang punya nilai yang sama seperti melakukan gerakan aerobik selama 10 menit atau 15 menit. Nah, coba renungkan, mana yang lebih menyenangkan untuk dilakukan?

Cara cepat untuk Ha…ha…ha…ha

Kalau anda lagi bete, badmood atau sedang tidak bergairah, jangan dibiarkan hal ini berlarut-larut. Lebih baik ganti kesuntukan ini dengan senyuman atau tertawa. Bagaimana caranya? Gampak, kok! Simak tipsnya berikut ini:

– Baca buku cerita atau komik yang lucu-lucu. Nggak punya? Anda bisa pinjam, mudah bukan?

– Nonton film komedi atau acara humor di televisi yang bikin anda tertawa terbahak-bahak karena saking lucunya.

– Menelepon sahabat atau teman baik dan ngegosip! Dijamin pasti bakal ketawa-ketiwi.

– Kejadian lucu yang pernah dialami

– Simpan isi whatsup dari teman atau group anda join, yang berisi gambar meme lucu ataupun hanya sekedar humor yang memang bikin anda tertawa.

– Kalau semua hal diatas tidak mempang, mau tahu caranya? Gampang, minta digelitik….geli…dijamin anda pasti tertawa!

Tips biar tertawa lebih OKE

Eits…., tunggu dulu! Sebelum anda berhaha-hihi ria, sebaiknya yang dapat anda lakukan adalah..

Cek gigi : ketawa, sih, ketawa….tapi kalau gigi kuning atau bolong-bolong? Gak asyik, dong! Maka dari itu, jangan lupa gosok gigi dan memeriksakan gigi ke dokter setiap enam bulan!

Poles bibir: saat tertawa pasti akan menarik perhatian orang, pasti akan menuju pada sekitar mulut (termasuk bibir) betul, bukan? Dijamin, deh, semua orang bakalan malas melihat bibir yang kering dan pecah-pecah. Makanya jangan lupa untuk mengoleskan lip balm atau lup gloss biar tetap oke (khusus buat wanita).

INGAT – Lihat SIKON!!!

Biarpun tertawa itu sehat dan membuat hidup menjadi terasa menyenangkan, tapi kita lihat-lihat waktu dan tempat kalau mau tertawa. Kalau lagi ramai-ramai dengan teman sih, nggak masalah. Tapi kalau lagi sendirian? Bukan kenapa-kenapa, bisa-bisa kita dianggap gila!

Kesimpulan: banyak cara untuk menuju sehat. Sehat yang dimaksud tidak hanya sehat jasmani saja tetapi juga sehat rohani. Mungkin hal ini seringkalai kita sepelekan, tetapi jika kita gali lebih dalam ternyata memberi banyak manfaat bagi kita. Baik itu untuk mengurangi stres, membuat awet muda dan kita akan menjadi lebih sehat. Kunci nya adalah ‘tertawa’. Hal ini pasti sangat mudah dilakukan selain murah meriah. Anda akan mendapat manfaat yang telah disebutkan di atas. Selamat tertawa dan salam sehat!!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *